“Berjuang, mendaki, terus kepuncak, mencapai masa keemasan”, demikian Ketua Umum PP Muhammadiyah menafsirkan Logo Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke 14.
Din berbicara ketika memberikan Tausiyahnya dalam acara Launching Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke -14, sabtu (13/02/2010) itu menambahkan tafsirnya atas logo Muktamar dimana makna pita merah putih di samping kanan-kiri lambang Monas adalah lambang komitmen Pemuda Muhammadiyah yang dalam perjuangannya tetap pada koridor Negara Kesatuan Republik
Dihadapan tamu undangan di Balai Agung, Kompleks Balai Kota Jakarta Pusat, Panitia Muktamar Pemuda Muhammadiyah melanching Logo dan Lagu Muktamar ke 14 Pemuda Muhammadiyah. Setelah Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi, Muhayat, memukul Gong didampingi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah dan Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta, logo muktamar resmi diperkenalkan kepada publik. Logo ini kali ini berwarna dasar kuning, dengan logo pemuda Muhammadiyah berbentuk melati di depan, dilatarbelakangi tugu monas yang menjulang ke atas dan dikanan kirinya ada pita merah putih. Sementara itu di samping panggung, Paduan Suara Univ. Muhammadiyah Prof. Hamka menyanyikan lagu yang liriknya dibuat oleh Ahmad Imam Mujadid Rais dan diaransemen oleh iqin.
Komitmen NKRI
Mengenai komitmen terhadap keberadaan NKRI, Din kemudian mengingatkan bahwa tokoh Pemuda Muhammadiya yang menjadi Pahlawan Bangsa Indonesai adalah Jendral Sudirman. Selain itu menurut Din ada lagi tokoh Muhammadiyah yaitu Ki Bagus Hadikusumo yang berjasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Repuiblik Indonesia dengan merelakan kalimat “Ketuhanan yang Maha Esa” menjadi pengganti bunyi “tujuh kata” yang berbunyai kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya pada Sila Pertama Piagam Jakarta yang kemudian menjadi bagian dari Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Muktamar : tgl 19 sd 22 Mei 2010 / 5 sd 8 Jumadil Akhir 1431
Tanwir : tgl 17 sd 18 Mei 2010 /3 sd 4 Jumadil Akhir 1431
Tanwir IIIPemuda Muhammadiyah 2009, yang berlangsung pada tanggal 23– 25 Sya’ban 1430 H bertepatan dengan tanggal 14-16 Agustus 2009 M di Wisma Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Ciloto Jawa Barat, setelah memperhatikan :
Amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam acara pembukaan Tanwir III Pemuda Muhammadiyah 2009 yang berlangsung pada tanggal 14 Agustus 2009 di Jakarta oleh Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin,MA.
Pidato Iftitah Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah oleh Ketua Umum Muhammad Izzul Muslimin dalam acara Pembukaan Tanwir
Sambutan Gubernur DKI Jakarta yang diwakili olehWalikota Jakarta Pusat
Laporan Kebijakan (Proggres report)Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah 2006 – 2010
Materi atau prasaran yang disampaikan dalam Tanwir III Pemuda Muhammadiyah, yang meliputi:
Anggaran Rumah Tangga Pemuda Muhammadiyah
Tata Tertib Pemilihan Muktamar XIV Pemuda Muhammadiyah
Panitia Pemilihan Muktamar dan Tim Verifikasi Keuangan Pimpinan Pusat
Rekomendasi
Sumbang saran dan masukan yang telah disampaikan para peserta Tanwir III Pemuda Muhammadiyah baik dalam sidang Pleno maupun sidang komisi.
Tema Tanwir III Pemuda Muhammadiyah Tahun 2009“Melintas Satu abad Muhammadiyah : Membumikan Spirit dan Etos Muhammadiyah untuk Terwujudnya Kemandirian Bangsa”